Skip navigation

Membangun Kemandirian Masyarakat; Melalui Koperasi Berbasis Kelompok

Keberlansungan koperasi  berbasis keanggotaan dengan berlandaskan azas demokrasi, patut untuk diberdayakan. Nilai-nilai kekeluargaan yang tertanam didalamnya  merupakan alat ampuh untuk membangun sistem perekonomian masyarakat. Tak terpungkiri bahwa sistem perkoperasian tersebut mendedikasikan bahwa koperasi sebagai alat pergerakan ekonomi  masyarakat yang efektif dan efisien sehingga  koperasi di dalam Prinsipnya disebut sebagai ” Soko Guru Perekonomian Nasional”

Banyaknya model koperasi yang telah tumbuh dan berkembangkan di tengah-tengah kehidupan masyarakat, dari Koperasi yang berbentuk simpan pinjam (KSP), Serba Usaha (KSU), dan Koperasi Usaha Bersama (KUB), yang semuanya itu ditujukan sebagai alat bantu untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, baik koperasi yang orientasinya pada profit orientit maupun koperasi yang berbasis kelompok (orientasi sosial).

Khususnya pada koperasi yang ditumbuhkan dan dikembangkan oleh kelompok masyarakat atau komunitas tertentu, akan lebih menyentuh atas kebutuhan-kebutuhan anggotanya. Koperasi ini terbentuk berdasarkan kebutuhan dan kepentingan bersama dalam hal untuk pemenuhan ekonominya. Kepekatan kebersamaan akan lebih terasa serta unsur kekeluargaan-pun dengan sendirinya  akan mulai terbangun diantara kelompok (masyarakat) tersebut, kesadaran seperti ini tertuang dalam Pasal 33 ayat 1 UUD 45.

Seperti halnya terlihat di Dusun Sumberurip, Desa Barurejo, Kec. Siliragung – Banyuwangi. Aktifitas di dalam berkoperasi, sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Desa tersebut. Masyarakat yang kebanyakan para petani dan para pedagang ini mengaku beban ekonominya sudah mulai terbantu dengan adanya Koperasi Usaha Bersama (KUB) yang mereka dirikan. Awal kali terbentuknya koperasi ini ialah berawal dari usaha produktif gaplek (ubi jalar yang dikeringkan) yang  dikembangkan oleh beberapa pelaku usaha kecil (UMKM) di Desa tersebut, salah satunya Lukmanul Affandi. Lukman menjelaskan, bahwa usahanya itu sempat berkembang pesat dan mulai dikonsumsi oleh masyarakat lokal maupun luar daerah, kebanyakan masyarakat mengolah gaplek tersebut menjadi bahan dasar untuk pembuatan kue (makanan ringan, red), tetapi akibat dari permintaan dan penawarannya tidak seimbang, maka usaha produktifnya itu untuk sementara dihentikan. Ketidak seimbangan tersebut dipicu oleh  melemahnya permodalan yang mereka punya, sehingga permintaan konsumen kebanyakan tidak terpenuhi yang akhirnya konsumen tersebut beralih pada pelaku usaha lainnya. akibat dari kondisi seperti itu usahanya diberhentikan dahulu menunggu sampai permodalan pulih kembali. “ untuk sementara ini usaha produktif gaplek, saya hentikan dulu, karena tidak ada modalnya, mulai sekarang ini saya mencoba untuk mengembangkan Koperasi Usaha Bersama (KUB) yang lebih dikosentrasikan pada Unit Simpan Pinjam-nya (USP)” ujar, ketua KUB Sidorahayu ini.

Koperasi yang berdiri sejak tanggal, 3 Maret 2008 ini, memang sudah direspon baik oleh masyarakat sekitar. Menurut Sulaiman yang sekaligus sebagai  pengurus koperasi, mengatakan, bahwa koperasinya tersebut dibentuk atas dasar kepentingan bersama oleh para anggotanya, dimana para anggotanya itu rata-rata mempunyai usaha produktif dirumahnya, mulai dari para petani, para pengusaha produksi Gula dan para pegusaha tanam porang, disamping itu juga, masih banyak jenis produktif lainnya. Anggotanya tersebut mulai menyadari begitu pentingnya kebersamaan dalam menopang beban ekonominya, seperti halnya yang dia paparkan“ Keberadaan Koperasi Usaha Bersama (KUB) Sidorahayu sendiri, berdasar dari permintaan masyarakat sekitar yang berkeinginan untuk membuat Usaha Simpan Pinjam (USP). Dengan begitu mereka bisa dengan mudah untuk memenuhi keperluannya dalam melaksanakan aktifitas sebagai petani dan pedagang”. Jelas, bendahara KUB Sidorahayu ini.

Zubaydi selaku sekertaris KUB Sidorahayu, juga mengatakan ’’semenjak terbentuknya koperasi,  kehidupan ekonomi masyarakat sedikitnya bisa terbantu, mengingat kebanyakan masyarakat sini (Barurejo) sebagai petani, tak jarang dari mereka yang menginginkan suplay pupuk dari koperasi, tetapi permintaan tersebut belum bisa terpenuhi karena masih minimnya modal“ ujarnya.

Koperasi yang mempunyai visi ”untuk memajukan perekonomian orang-orang pinggiran (MDH, red) ini, sudah berjalan satu periode. KUB Sidorahayu telah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) pada pertengahan Bulan Januari yang lalu. RAT tersebut terhitung sejak per-Desember 2008, dengan SHU sebesar Rp.3.159.285,-. SHU tersebut diperoleh dari hasil perputaran simpan pinjam sebesar Rp. 39.645.000,- dari modal awal sebesar Rp. 26.000.000,- dan ditambah modal dari BPM sebesar Rp. 14.500.000,-.  Uang tersebut digulirkan kepada 36 Anggotanya. (sihin)

Biografi organisasi

Nama koperasi : Kelompok Usaha Bersama (KUB) ”Sido Rahayau”

Keberadaan :Dsn. Sumberurrip, Ds. Barurejo, Kec. Siliragung, Kab. Banyuwangi.

Jenis Kegiatan : Simpan Pinjam

Model Simpanan : Tanam Saham (minimal angota punya 1 saham dan maksimal 10 saham)

Nilai persaham : Rp 500.000,-

Berdiri pada tanggal : 3 Maret 2008

Sudah Melakukan RAT : 1 kali (Desember 2008)

Rutinitas pertemuan : 1 bulan sekali.

Kepengurusan :

Ketua                                 : Lukmanul Afandi

Sekretaris                           : Zubaydi, A.Ma.

Bendahara                          : Sulaiman Iskandar

Pengelola:

Juru Buku                           : Anik Handayani

Staf Lapang                        : Eka Masrurotul Manfiana

Staf Lapang / Kasir             : Satuni

Keanggotaan                      : 36 anggota

Usaha Anggota  :

  1. Cocok Tanam,
    1. tanam Jagung
    2. Tanam Padi
    3. Tanam Kedelai
    4. Tanam Porang
  2. Pedagang
    1. Pedagang Jagung
    2. Pedagang Padi
    3. Dan Komoditi yang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: